WICARA.CO.ID, KUALA LUMPUR – Politeknik Nusantara Makassar (Polinus) turut berpartisipasi dalam Simposium Antarbangsa yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia. Kegiatan ini menjadi forum strategis yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan pimpinan institusi pendidikan dari berbagai negara untuk membahas penguatan kerja sama pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Delegasi Politeknik Nusantara Makassar dipimpin langsung oleh Direktur, Prof. Dr. Hasnawi Haris, M.Hum., bersama Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Kehadiran Polinus dalam forum internasional tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas jejaring kemitraan global sekaligus meningkatkan eksistensi pendidikan vokasi Indonesia di tingkat internasional.
Simposium ini dihadiri peserta dari sejumlah negara di kawasan Asia, antara lain Malaysia, Singapura, Tiongkok, Brunei Darussalam, Thailand, dan Indonesia. Keberagaman peserta tersebut menjadikan simposium sebagai ruang pertukaran gagasan dan pengalaman lintas negara dalam menghadapi tantangan pendidikan dan pembangunan di era global.
Berbagai isu strategis dibahas dalam forum ini, mulai dari transformasi pendidikan, penguatan budaya riset, publikasi ilmiah internasional, inovasi teknologi, hingga pembangunan kolaborasi antarperguruan tinggi dan lembaga penelitian di kawasan Asia.
Direktur Politeknik Nusantara Makassar, Prof. Dr. Hasnawi Haris, M.Hum., menyampaikan bahwa keikutsertaan Polinus dalam simposium internasional ini menjadi momentum penting untuk memperluas kemitraan akademik sekaligus memperkenalkan kontribusi kampus dalam pengembangan pendidikan vokasi.
“Forum ini memberikan kesempatan bagi Polinus untuk membangun komunikasi dan kerja sama dengan berbagai institusi dari sejumlah negara. Kami berharap jejaring yang terbangun dapat menghasilkan kolaborasi nyata dalam bidang penelitian, publikasi, pengabdian masyarakat, serta pengembangan kompetensi dosen dan mahasiswa,” ungkapnya.
Melalui partisipasi aktif dalam Simposium Antarbangsa ini, Politeknik Nusantara Makassar semakin menegaskan komitmennya untuk menjadi perguruan tinggi vokasi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global melalui penguatan kerja sama internasional yang berkelanjutan.
Leave a Reply