Frederik Kalalembang Dukung Toraja Raya–Luwu Raya Bersatu Bentuk Provinsi Baru

Anggota DPR RI, Frederik Kalalembang

WICARA.CO.ID, MAKASSAR – Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Irjen Pol (Purn) Drs Frederik Kalalembang, mendukung bersatunya Toraja Raya dan Luwu Raya dalam pembentukan provinsi baru.

Luwu Raya merupakan gabungan Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Utara, Kabupaten Luwu Timur, dan Kota Palopo.

Sementara itu, Toraja Raya mencakup Kabupaten Toraja Utara dan Kabupaten Tana Toraja.

Menurut Frederik, langkah tersebut bukan sekadar wacana politik, melainkan kebutuhan objektif daerah.

Ia menilai pembentukan provinsi Luwu Raya menjadi jawaban atas ketimpangan pembangunan yang selama ini terjadi di wilayah utara Sulsel.

Ketua Umum Ikatan Keluarga Toraja Nusantara (IkaTNus) menilai aspirasi pembentukan Provinsi Luwu Raya lahir dari kebutuhan riil masyarakat, bukan kepentingan politik sesaat.

Pemekaran tersebut diyakini akan membawa manfaat besar dan saling menguntungkan bagi Luwu Raya dan Toraja Raya.

“Ini merupakan kebutuhan objektif. Sangat bermanfaat dan saling menguntungkan,” kata Frederik saat dimintai tanggapannya terkait wacana pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kamis (12/2/2026).

Ia juga menanggapi wacana bergabungnya Toraja ke dalam Provinsi Luwu Raya.

Olehnya, legislator asal Dapil Sulsel III itu secara tegas menyatakan dukungannya jika Toraja Raya dan Luwu Raya pisah dari Provinsi Sulsel.

Ia menekankan kuatnya ikatan sejarah, budaya, dan bahasa antara Toraja dan Luwu.

“Saya berharap Toraja bisa bersatu dengan Luwu. Secara sejarah, budaya, dan bahasa, kita punya banyak kesamaan. Dari sisi ekonomi juga saling menopang,” ujarnya.

Menurut Frederik, selama ini rentang kendali pemerintahan yang terlalu jauh serta pola pembangunan yang cenderung terpusat di wilayah selatan Sulsel telah menciptakan ketimpangan antarwilayah.

Kondisi tersebut berdampak pada lambatnya pelayanan publik dan kurang optimalnya pengelolaan potensi daerah di Luwu dan Toraja.

Ia menilai, pembentukan Provinsi Luwu Raya akan mendekatkan pusat pemerintahan kepada masyarakat, mempercepat pembangunan.

Terlebih membuka ruang pemerataan ekonomi yang lebih adil.

Frederik menegaskan, dirinya secara konsisten menyuarakan pembentukan Provinsi Luwu Raya di DPR RI.

Baginya ini adalah tanggung jawab saya sebagai wakil rakyat.

“Setiap saat (saya menyuarakan aspirasi masyarakat Luwu Raya dan Toraja Raya di DPR RI),” tegasnya.

Ia berharap perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya tetap ditempuh melalui jalur konstitusional dan dialog kebangsaan yang sehat.

Menurutnya, persatuan dan kepentingan masyarakat luas harus menjadi prioritas utama.

Leave a Reply