WICARA.CO.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) memastikan rangkaian kegiatan Amalia Ramadan 1447 Hijriah/2026 M dilaksanakan secara intensif dan menjangkau seluruh kecamatan di Kota Makassar.
Kepala Bagian Kesra Kota Makassar, Muhammad Syarif, menyampaikan bahwa rangkaian Safari Ramadan sudah dimulai sejak 18 Februari 2026. Wali Kota Makassar mengawali agenda dengan Salat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Agung 45 Makassar. Syarif menambahkan, kegiatan ibadah berjamaah juga telah berlangsung sejak Subuh dan akan terus berjalan selama sebulan penuh.
Dalam pelaksanaannya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama perangkat daerah pendamping dijadwalkan menjalankan program Subuh Keliling dengan mengunjungi masjid-masjid di seluruh kecamatan. Selain Subuh berjamaah, agenda juga mencakup buka puasa bersama di tingkat kecamatan, serta Salat Isya dan Tarawih berjamaah. Seluruh kecamatan dipastikan mendapat giliran, meski penjadwalan tetap menyesuaikan agenda resmi dan undangan masyarakat.
Syarif menjelaskan, wali kota tetap berupaya memenuhi undangan warga sepanjang tidak berbenturan dengan agenda yang telah disusun, seperti Tarawih, buka puasa, maupun Subuh berjamaah. Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Bagian Protokol Pemkot Makassar telah menyusun jadwal pendampingan OPD. Setiap rangkaian kegiatan—Subuh, buka puasa, hingga Tarawih—akan didampingi SKPD sesuai pembagian tugas.
Di luar agenda safari masjid, Pemkot Makassar juga merencanakan buka puasa bersama anak-anak panti asuhan pada pertengahan Ramadan. Pada momentum tersebut, pemerintah kota menyiapkan penyaluran paket Lebaran atau paket pangan bagi masyarakat yang membutuhkan. Bantuan itu bersumber dari dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah pihak dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar.
Saat ini, pemerintah kota sedang menyiapkan regulasi sekaligus pendataan calon penerima manfaat agar bantuan dapat disalurkan tepat sasaran. Syarif menegaskan, mekanisme hibah untuk masjid tetap berjalan sesuai ketentuan, sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan, meski nilainya tidak besar.
Selain hibah, pada setiap titik Safari Ramadan—baik Subuh, Maghrib, maupun Isya—wali kota juga disebut rutin menyerahkan paket pangan dari dukungan CSR kepada jemaah atau warga yang membutuhkan. Pemkot berharap rangkaian Amalia Ramadan tahun ini tidak hanya memperkuat ibadah, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial serta kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat di seluruh wilayah Makassar. (*)
Leave a Reply