WICARA.CO.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin kembali menunjukkan perhatiannya terhadap PSM Makassar. Di tengah kesibukannya sebagai kepala daerah, Munafri yang juga pernah menjabat sebagai CEO PSM menyempatkan hadir langsung memantau sesi latihan tim di Stadion Kalegowa, Senin (6/4/2026) sore. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan nyata sekaligus upaya membangkitkan kembali semangat tim Juku Eja di tengah kompetisi Super League Indonesia musim 2025/2026.
Munafri mengatakan kedatangannya bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan untuk melihat langsung kondisi tim, fasilitas latihan, serta berdialog dengan manajemen PSM. Ia menilai tim saat ini sedang membutuhkan dorongan moral setelah hasil imbang 1-1 kontra Persis Solo di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, beberapa waktu lalu. Menurutnya, dalam laga tersebut PSM terlihat kehilangan semangat bertanding dan naluri untuk meraih kemenangan.
Karena itu, ia mengaku turun langsung menemui jajaran manajemen dan pelatih, termasuk berdiskusi dengan Sadikin, demi memastikan ada langkah konkret untuk mengembalikan mental bertanding para pemain. Munafri menegaskan, secara kualitas skuad PSM sebenarnya cukup kompetitif. Namun, tim membutuhkan sentuhan manajerial dan strategi yang tepat agar permainan kolektif bisa kembali terbentuk dan menghasilkan kemenangan.
Ia juga menyoroti pentingnya momentum kebangkitan menjelang laga tandang melawan PSIM Yogyakarta pekan depan. Menurutnya, pertandingan itu bisa menjadi titik balik sebelum PSM kembali melakoni laga kandang. Munafri berharap pengalaman tim melewati masa-masa sulit, termasuk saat kompetisi berlangsung di Bali pada masa pandemi COVID-19, bisa menjadi pelajaran untuk menemukan cara paling efektif dalam membangkitkan performa tim.
Selain aspek taktik dan manajemen, Munafri menekankan pentingnya menghidupkan kembali nilai lokal Siri’ na Pacce dalam diri pemain. Ia menilai semangat juang, solidaritas, dan rasa malu untuk menyerah harus menjadi energi utama PSM dalam menghadapi sisa musim. Menurutnya, tim juga tidak boleh terjebak dalam situasi yang monoton, sehingga perlu ada perubahan nyata yang mampu memotivasi seluruh elemen tim, termasuk pemain yang selama ini minim kesempatan bermain.
Munafri optimistis seluruh pemain PSM memiliki kualitas yang layak karena telah melalui proses seleksi untuk membela klub kebanggaan masyarakat Makassar itu. Ia menegaskan posisi tim saat ini bukan tempat yang ideal bagi PSM. Karena itu, ia meminta pelatih mampu membangun pola pressing yang kuat sejak awal pertandingan serta menentukan komposisi pemain terbaik agar tim segera kembali ke jalur kemenangan.
Terkait dukungan suporter yang dinilai mulai berkurang, Munafri menyebut antusiasme publik sangat bergantung pada performa tim di lapangan. Ia yakin dukungan fans akan kembali mengalir jika PSM mampu menunjukkan keseriusan untuk bangkit dan meraih kemenangan secara konsisten. Baginya, semakin baik hasil yang dicapai tim, semakin besar pula gelombang dukungan yang akan datang dari suporter.
Leave a Reply