WICARA.CO.ID, MAKASSAR — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Makassar memprakirakan cuaca di Sulawesi Selatan pada Rabu, 25 Februari 2026, didominasi potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di sejumlah wilayah. Kondisi ini disertai peringatan dini potensi angin kencang, serta risiko dampak banjir dan tanah longsor di beberapa daerah.
Pada pagi hari, hujan ringan berpeluang terjadi di Bone, Kepulauan Selayar, Luwu Timur, dan Sidrap. Sementara hujan sedang diprakirakan mengguyur Barru, Gowa, Jeneponto, Luwu Utara, Makassar, Maros, Pangkep, Parepare, Pinrang, Soppeng, Takalar, Tana Toraja, dan Toraja Utara. Adapun wilayah Bantaeng, Bulukumba, Enrekang, Luwu, Palopo, Sinjai, dan Wajo diprediksi berawan.
Memasuki siang hingga sore, BMKG memprakirakan hujan ringan terjadi di banyak wilayah Sulsel, dengan potensi hujan sedang tetap bertahan di Barru, Gowa, Jeneponto, Luwu Utara, Makassar, Maros, Pangkep, Parepare, Pinrang, Soppeng, Takalar, Tana Toraja, dan Toraja Utara. Pada malam hari, cuaca umumnya berawan, namun hujan ringan masih berpeluang turun di Barru, Bone, Gowa, Jeneponto, Makassar, Maros, Pangkep, Parepare, Sidrap, Soppeng, dan Takalar.
Dini hari, kondisi berawan diprakirakan mendominasi, disertai peluang hujan ringan di Bantaeng, Barru, Bone, Bulukumba, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Makassar, Maros, Pangkep, Parepare, Pinrang, Sidrap, Sinjai, Soppeng, dan Takalar. Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 19–31°C dengan kelembapan 82–100 persen, serta angin bertiup dari barat hingga utara dengan kecepatan 10–40 km/jam.
BMKG juga mengingatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang di Sulawesi Selatan bagian barat dan selatan, serta cuaca berisiko yang dapat memicu banjir dan tanah longsor, termasuk di wilayah Luwu, Pinrang, Enrekang, Sidrap, Parepare, Barru, Soppeng, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, dan Jeneponto. Warga di daerah rawan longsor, bantaran sungai, serta pengendara di jalur perbukitan diimbau meningkatkan kesiapsiagaan dan rutin memantau pembaruan resmi BMKG.
Leave a Reply