WICARA.CO.ID, MAKASSAR – Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Bugis Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar sosialisasi ke sejumlah sekolah menengah atas jelang penerimaan mahasiswa baru (PMB) 2026. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis (4–5 Februari 2026), dengan menyasar dua kabupaten, yakni Maros dan Soppeng.
Di Kabupaten Maros, tim Prodi Pendidikan Bahasa Bugis UNM melakukan sosialisasi di SMA Negeri 2 Maros. Sementara di Kabupaten Soppeng, kegiatan dilaksanakan di tiga sekolah, yaitu SMA Negeri 1 Soppeng, SMA Negeri 3 Soppeng, dan SMA Negeri 6 Soppeng.
Ketua tim sosialisasi, Dr. Andi Agussalim Aj, S.Pd., M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat akses informasi bagi siswa kelas akhir sekaligus membuka ruang dialog mengenai pilihan program studi yang relevan.
“Sosialisasi ini kami lakukan pada 4–5 Februari 2026 sebagai upaya memperkenalkan Prodi Pendidikan Bahasa Bugis UNM secara lebih dekat kepada siswa-siswi kelas XII. Kami ingin mereka mendapatkan informasi yang jelas tentang jalur masuk, gambaran perkuliahan, hingga prospek lulusan,” ujar Dr. Andi Agussalim Aj.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah UNM, Dr. Syamsudduha, M.Hum mengungkapkan penguatan minat terhadap studi bahasa daerah perlu dibangun sejak di bangku sekolah agar generasi muda memandang Bahasa Bugis bukan hanya sebagai identitas budaya, tetapi juga sebagai bidang keilmuan yang memiliki peluang dan kontribusi nyata.
“Bahasa Bugis tidak hanya soal tradisi, tetapi juga ilmu dan masa depan. Melalui prodi ini, mahasiswa mempelajari bahasa, sastra, dan kebudayaan Bugis secara akademik, serta ikut berperan dalam pelestarian dan penguatan literasi lokal,” pungkasnya.
Leave a Reply